Kamis, 2 Februari 2017
Pagi ini anak-anak tiba-tiba teriak nangis di saat tidur. Bergantian dari adek Zain, trus mas Alif. Bunda hanya bisa memeluk sambil bicara menenangkan karena mereka masih merem sambil nangis. Cukup lama mereka seperti itu sampai akhirnya tenang tidur lagi. Tantrum kah? Atau mimpi buruk? Entahlah, mereka juga sepertinya tidak ingat saat bangun. Tapi satu hal yang saya tahu, kalau mereka seperti itu cukup peluk tenangkan, agar mereka nyaman dan merasakan kehadiran orang tersayang. Bahasa tubuh paling efektif.
Sore hari, Bunda mengajak Alif dan Zain mencuci sepeda mainan mereka. Bunda siapkan ember, lap, spon, air, dan sabun. Mereka bersenang-senang saat mencuci sepeda. Bunda membantu mengawasi, memberi pujian agar mereka termotivasi melakukannya. Mereka senang karena berhasil melakukannya. Disini Bunda berlatih menggunakan komunikasi produktif.
Ayah sesorean terlihat suntuk dan tidak mood, jadi Bunda tidak terlalu banyak ngobrol dengan Ayah. Hanya banyak memberi perhatian, agar mood Ayah kembali baik. Alhamdulillah, malam hari kami bisa ngobrol asyik lagi.
Kami keluarga, yang masih banyak belajar untuk lebih baik. Berusaha menggunakan komunikasi produktif agar hari-hari kami lebih positif dan produktif.
#hari10 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbunsayiip
No comments:
Post a Comment