Sunday, July 16, 2017

Aliran Rasa Stimulasi Membaca

Dulu, saat ditanya apa hobi saya, maka saya akan dengan cepat menjawab "membaca". Buku yang katanya gudang ilmu, jendela dunia, membuat saya jadi mengetahui dan belajar banyak hal. Rasa terpuaskan keingintahuan membuat saya menyukai melakukan aktivitas membaca ini.Tapi entah mengapa sekarang2 ini susah sekali meluangkan waktu untuk melakukan hal yang dulu saya sukai ini. Berbeda dengan suami yang masih suka membaca karena kebutuhan pekerjaan. Kebanyakan yang dibaca yang ada kaitannya dengan bidangnya yaitu IT.

Anak-anak, sejak Alif masih bayi sudah coba saya kenalkan dengan buku. Saya ingin dia menyukai kegiatan membaca buku. Tapi karena sepertinya dia tidak tertarik, kegiatan membaca buku ini tidak saya jadikan kegiatan harian dia. Dan saya akhirnya sadar bahwa saya salah. 

Alif tumbuh dengan kemampuan bahasa yang kurang sesuai umurnya, spech delay. Di umurnya yang 3 tahun, belum banyak kata yang keluar darinya. Memang dia termasuk anak yang perkembangannya lambat, terutama motorik kasarnya, misalnya dia baru bisa berjalan sendiri di usia 20 bulan. Banyak hal yang salah dengan pola asuh saya. Selain jarang membacakan buku untuk dia, saya juga bukan tipe orang yang suka ngobrol banyak hal dengan dia, sehingga menambah alasan kekurangannya itu. 
 
Alif banyak belajar bahasa salah satunya berkat gadget. Pengaruh gadget bagi saya bagai 2 mata pisau. Di satu sisi, membantu dia mengembangkan bahasanya dengan tontonan dan aplikasi yang bisa kita saring. Tapi di sisi lain saya khawatir dia "kecanduan" gadget. Saya membutuhkan alat pembelajaran lain, yaitu buku.

Sejak sebelum tantangan ini dimulai, saya sudah mencoba mengenalkan buku, alhamdulillah mereka suka. Tapi saya terbantu sekali dengan adanya tantangan ini. Saya jadi termotivasi untuk lebih banyak menyediakan variasi buku untuk mereka baca. Suami jadi lebih memaklumi kalau istrinya beli buku-buku untuk menambah koleksi. Dengan tantangan ini, jadi ada waktu tertentu untuk membaca buku, meski akhirnya kebanyakan waktu adalah untuk membacakan buku anak-anak.

Semoga kedepannya kami sekeluarga bisa menjadikan buku teman kami, membuka pintu untuk ilmu yang bermanfaat bagi kami di dunia dan akhirat.




No comments:

Post a Comment

Tips Membuatkan Mainan Untuk Anak

Catatan Kulwap *TIPS MENJADI IBU YANG PERCAYA DIRI TERUTAMA DALAM HAL MEMBUATKAN MAINAN UNTUK ANAK* Pemateri: Bunda Irah 1⃣ *Niat yang...